EKONOMIBERDAYA.COM — Tirai shower berbahan plastik atau kain ternyata jadi tempat favorit spora jamur berkembang biak di kamar mandi. Pakar industri kamar mandi menyarankan menggantinya dengan panel kaca atau tirai antijamur yang bisa dicuci, karena satu pergantian sederhana ini bisa memangkas penumpukan jamur secara drastis.
Jamur di kamar mandi sering dianggap masalah kebersihan biasa. Padahal ada satu benda yang tanpa disadari justru menjadi sarang pertumbuhannya: tirai shower plastik atau kain yang menggantung di bilik mandi.
Lipatan dan bagian keliman tirai menyimpan kelembapan yang sulit mengering. Kondisi lembap dan hangat itulah yang membuat spora jamur tumbuh cepat, bahkan dalam hitungan jam setelah mandi.
Mengapa Tirai Shower Jadi Sarang Jamur
Ant Langston, pakar industri kamar mandi di Heat and Plumb, menjelaskan bahwa jamur berkembang biak dengan sangat cepat di udara hangat dan lembap. Menurut dia, permukaan basah bisa ditumbuhi jamur dalam waktu 24 hingga 48 jam.
"Jamur tumbuh cepat di udara yang hangat dan lembap. Jamur bisa mulai tumbuh di permukaan basah dalam 24 sampai 48 jam di udara hangat dan lembap," kata Langston.
Ia menambahkan, kondisi mungkin terlihat baik-baik saja, tetapi spora bisa menumpuk dengan cepat dan menyebar setiap kali seseorang mandi. Karena itu, tirai shower sebaiknya dicuci atau diganti setiap bulan agar udara kamar mandi tetap segar.
Solusi Paling Efektif: Beralih ke Kaca
Jalan keluar terbaik menurut para pakar adalah menyingkirkan tirai shower dan beralih ke panel kaca atau sekat shower berbahan Perspex. Kaca shower tidak hanya lebih mudah dibersihkan, tetapi juga memberi kesan lebih rapi dan modern pada kamar mandi.
Bagi yang belum ingin melepas tirai sepenuhnya, ada opsi lain. Ganti tirai plastik tipis dengan tirai antijamur yang bisa dicuci, lalu cuci secara rutin mengikuti panduan dari produsen.
Kebiasaan Kecil yang Membantu
Setelah mandi, bentangkan tirai sepenuhnya agar cepat kering. Langkah sederhana ini mengurangi risiko jamur tumbuh di ruang hangat dan tertutup.
Membuka jendela setelah mandi juga membantu sirkulasi udara. Kalau kamar mandi tidak punya jendela, menyalakan kipas penghisap (extractor fan) bisa jadi pengganti yang efektif.
Untuk membersihkan permukaan kaca shower, cuka putih suling bisa jadi pilihan murah. Produk ini mengandung 5% asam asetat dan dijual sekitar USD 1 untuk ukuran 16 fl oz di pasar Amerika Serikat, belum ada informasi harga untuk Indonesia.