EKONOMIBERDAYA.COM — Sejumlah siswa SMAN 1 Kalasan, Sleman, Yogyakarta, baru-baru ini diperkenalkan dengan aplikasi pemantau cuaca Windy.com di kelas. Salah satu siswa spontan berkomentar bahwa tampilannya mirip dengan konten yang tengah ramai di TikTok. Momen itu jadi bahan pembicaraan ringan di sekolah.
Windy.com bukan nama baru di kalangan penggemar informasi cuaca. Aplikasi ini menampilkan peta interaktif yang memperlihatkan arah angin, curah hujan, hingga pergerakan awan secara real-time. Tampilan visualnya yang berwarna-warni membuatnya terasa berbeda dari aplikasi prakiraan cuaca biasa.
Di SMAN 1 Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah siswa mendapat pengenalan langsung soal aplikasi ini. Materi disampaikan di ruang kelas sebagai bagian dari pembelajaran.
Respons Siswa Saat Pertama Lihat
Reaksi para siswa rupanya beragam. Ada yang antusias memperhatikan peta bergerak di layar, ada pula yang langsung mengaitkannya dengan tren media sosial.
Salah satu siswa menyebut tampilan Windy.com mengingatkan pada konten yang sedang viral di TikTok. Komentar itu memancing tawa teman-teman sekelasnya. Sayangnya, tidak disebutkan secara rinci siapa siswa yang melontarkan komentar tersebut.
Meski begitu, pengenalan aplikasi ini tetap tersampaikan. Para siswa jadi tahu bahwa informasi cuaca bisa disajikan dengan cara yang lebih menarik daripada sekadar angka dan ikon matahari.
Kenapa Windy.com Dipakai di Kelas
Windy.com memang kerap dipakai untuk kebutuhan edukasi, terutama saat membahas topik geografi, iklim, atau kebencanaan. Peta interaktifnya memudahkan pengguna melihat pola angin dan potensi cuaca ekstrem di suatu wilayah.
Bagi pelajar, aplikasi semacam ini bisa jadi alat bantu memahami fenomena alam secara lebih visual. Tidak heran jika guru memilih memperkenalkannya di kelas.
Selain itu, momen seperti ini menunjukkan bahwa materi pelajaran bisa terasa lebih dekat dengan dunia siswa. Apalagi ketika kaitannya dengan hal yang mereka lihat sehari-hari di media sosial.
Jadi Bahan Obrolan Ringan
Cerita soal pengenalan Windy.com di SMAN 1 Kalasan kemudian dibagikan lewat tulisan di Kompasiana. Unggahan itu mencatat bagaimana siswa menyambut materi dengan reaksi santai.
Tidak ada klaim berlebihan soal jumlah penonton atau interaksi di unggahan tersebut. Yang jelas, komentar siswa soal kemiripan dengan konten TikTok jadi bagian yang paling diingat dari sesi itu.
Bagi sebagian orang, mengenal aplikasi pemantau cuaca mungkin terdengar membosankan. Tapi di ruang kelas, reaksi spontan siswa justru bisa mengubah suasana jadi lebih hidup.