EKONOMIBERDAYA.COM — Juru parkir di Alun-alun Kidul (Alkid) Jogja menyatakan telah mengembalikan uang Rp 3 juta kepada pemilik restoran yang food truck-nya viral karena mengeluh soal pungutan parkir. Pengembalian itu dilakukan lewat transfer setelah pihak restoran tak hadir dalam pertemuan yang dijadwalkan di Polsek Kraton.
Salah satu juru parkir di Alkid Jogja, Supriyo, menyampaikan hal itu saat ditemui Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan bersama sejumlah perwakilan OPD Pemkot Jogja yang meninjau kawasan tersebut. Menurut Supriyo, kesepakatan soal kompensasi parkir sebenarnya sudah tercapai sebelum food truck berjualan.
Ia menuturkan, pihak restoran lebih dulu mendatangi lokasi dan bertemu para jukir. Restoran menyampaikan food truck akan digelar di sisi selatan Sasana Hinggil memanjang dari barat ke timur, tepat di lahan parkir yang jadi tempat sejumlah jukir mencari nafkah.
Kesepakatan Rp 5 Juta untuk Lima Hari
Supriyo menyebut kompensasi yang disepakati awalnya Rp 1 juta per hari dikali lima hari, total Rp 5 juta. Uang itu kemudian ia bagi ke sejumlah jukir yang biasa mangkal di lokasi tersebut.
Selang sehari berjualan, pihak restoran meminta uang itu kembali. Mereka meminta kompensasi empat hari yang tidak jadi dipakai, senilai Rp 3 juta. Supriyo mengaku langsung mengembalikannya.
Pengembalian sedianya dilakukan di Polsek Kraton. Namun pihak restoran tak hadir, sehingga uang dikirim melalui transfer. Supriyo menyebut pihak restoran mengucapkan terima kasih atas pengembalian tersebut.
Wawalkot Minta Persoalan Dikonfirmasi Dulu
Wawan Harmawan menanggapi penjelasan itu dengan menekankan agar persoalan tidak langsung diviralkan tanpa dikonfirmasi. Menurutnya, semua pihak perlu mendapat kejelasan agar situasinya nyaman bagi semua.
"Sebetulnya lihat sesuatu hal itu kan tidak boleh langsung diviralkan, jadi semuanya harus dikonfirmasi, jadi semuanya biar klir," kata Wawan.
Pemkot Jogja menyerahkan pengusutan dugaan pungli ke kepolisian. Wawan menyatakan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melihat potensi pelanggaran hukum.
Ia juga berencana mengundang pihak-pihak terkait untuk duduk bersama. Langkah itu tak hanya berlaku di Alun-Alun Selatan, tetapi juga di tempat lain agar kejadian serupa tidak terulang.
Video Keluhan Pemilik Food Truck
Sebelumnya, video pemilik restoran yang membuka food truck di Alkid viral di media sosial lewat akun TikTok @dyahfardisa. Dalam video itu ia mengungkap pungutan parkir Rp 1 juta per hari serta permintaan jatah makan untuk sejumlah pihak.
Food truck tersebut sedianya berjualan 16-20 September 2026, tetapi hanya bertahan sehari. Pemiliknya mengaku sudah mengantongi izin resmi ke Keraton Jogja, namun mengeluh soal biaya parkir dan permintaan lain di luar kesepakatan awal.