Cara bayar BPJS lewat ATM sangat penting untuk dipahami oleh para peserta program asuransi kesehatan dari pemerintah ini.
BPJS Kesehatan merupakan salah satu inisiatif pemerintah yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya langsung.
Namun, meskipun layanan ini terkesan tanpa biaya, tetap ada kewajiban bagi peserta untuk membayar iuran bulanan sesuai dengan kelas yang dipilih saat pendaftaran.
Lalu, bagaimana cara melakukan pembayaran melalui ATM? Berikut penjelasan lengkapnya mengenai cara bayar BPJS lewat ATM.
Cara Bayar BPJS lewat ATM
Biaya bulanan untuk BPJS Kesehatan saat ini bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk kelas III, Rp100 ribu untuk kelas II, dan Rp150 ribu untuk kelas I.
Pembayaran iuran ini dapat dilakukan melalui berbagai metode, termasuk salah satunya menggunakan ATM. Berikut adalah informasi lebih lanjut mengenai cara bayar BPJS lewat ATM sesuai dengan bank yang digunakan.
1. ATM Mandiri
- Masukkan kartu ATM Mandiri
- Pilih bahasa dan masukkan PIN ATM
- Pilih menu “Bayar atau Beli”
- Pilih menu “Lainnya”
- Pilih menu “BPJS”
- Pilih menu “BPJS Kesehatan”
- Pilih opsi “Individu”
- Masukkan kode 89888 dan tambahkan 11 digit nomor kartu BPJS Kesehatan kamu, kemudian tekan “Benar”
- Nama dan jumlah yang harus dibayar akan muncul
- Masukkan jumlah nominal yang akan dibayar, lalu tekan “Benar”
- Konfirmasi pembayaran akan muncul, tekan angka 1 dan pilih “YA”
- Pembayaran BPJS Kesehatan selesai
2. ATM BRI
- Masukkan kartu ATM
- Pilih bahasa dan masukkan PIN ATM
- Pilih menu “Transaksi Tunai”
- Pilih menu “Transaksi Lainnya”
- Pilih menu “Pembayaran”
- Pilih “BPJS Kesehatan”
- Masukkan kode 89888 dan tambahkan 11 digit nomor kartu BPJS Kesehatan kamu, kemudian tekan “Benar”
- Masukkan jumlah bulan yang akan dibayar, jika untuk 1 bulan, masukkan angka 1, dan seterusnya
- Tekan “Benar”
- Konfirmasi pembayaran akan muncul di layar, tekan angka 1 lalu “Ya”
- Pembayaran BPJS lewat ATM selesai
3. ATM BNI
- Masukkan kartu ATM
- Pilih bahasa dan masukkan PIN ATM
- Pilih menu “Lainnya”
- Pilih menu “Pembayaran”
- Pilih menu “JKN/BPJS Kesehatan”
- Masukkan kode 88888 dan tambahkan 11 digit nomor kartu BPJS Kesehatan kamu, kemudian tekan “Benar”
- Nama dan jumlah yang harus dibayar akan muncul
- Masukkan jumlah nominal yang akan dibayar, lalu tekan “Benar”
- Pilih opsi “Giro” atau “Tabungan”
- Pembayaran BPJS Kesehatan selesai
4. ATM BTN
- Masukkan kartu ATM
- Masukkan PIN ATM
- Pilih menu “Pembayaran dan Layar Berikutnya”
- Pilih menu “BPJS”
- Pilih menu “Kesehatan”
- Masukkan kode 88888 dan tambahkan 11 digit nomor kartu BPJS Kesehatan kamu, kemudian tekan “Benar”
- Nama dan jumlah yang harus dibayar akan muncul
- Masukkan jumlah nominal yang akan dibayar, lalu tekan “Benar”
- Konfirmasi data dan pembayaran
- Pembayaran BPJS Kesehatan selesai
5. ATM BCA
- Masukkan kartu ATM
- Masukkan PIN ATM
- Pilih “Transaksi Lain”
- Pilih menu “Pembayaran”
- Pilih “BPJS”
- Pilih “Kesehatan”
- Masukkan nomor peserta BPJS Kesehatan kamu
- Konfirmasi data dan pembayaran
- Transaksi selesai
Cara Bayar Iuran BPJS dengan Metode Lainnya
Pada dasarnya, ada berbagai metode lain yang bisa digunakan untuk membayar iuran BPJS Kesehatan selain melalui ATM. Berikut penjelasan lebih lanjut.
1. Pembayaran Autodebet
Metode pembayaran autodebet memungkinkan pembayaran iuran BPJS Kesehatan dilakukan secara otomatis setiap bulannya. Nominal iuran akan dipotong langsung dari rekening kamu.
Ini sangat membantu jika kamu sering lupa untuk membayar iuran. Pembayaran autodebet dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN. Berikut langkah-langkahnya:
- Login ke aplikasi Mobile JKN
- Pilih menu ‘Lainnya’, lalu pilih ‘Pendaftar Auto Debet’
- Pilih “Pindah Kanal Auto Debet” dan klik “Saya Setuju”
- Pilih metode pembayaran autodebet yang diinginkan, seperti lewat bank Mandiri, BCA, BRI, atau BTN
- Periksa tagihan yang terdaftar dan pilih “Daftar Auto Debit”
- Isi data yang diperlukan, seperti nomor rekening, nama pemilik rekening, dan nomor handphone
- Tunggu kode OTP yang dikirimkan melalui SMS, lalu masukkan kode tersebut
- Pendaftaran selesai dan pembayaran iuran BPJS akan dilakukan otomatis setiap bulan
2. Bayar BPJS di Kantor Pos
Jika kamu berada jauh dari akses internet atau ATM, kamu bisa membayar iuran BPJS di Kantor Pos. Berikut cara melakukannya:
- Kunjungi Kantor Pos terdekat
- Sampaikan tujuan untuk membayar BPJS kepada petugas
- Petugas akan meminta kamu untuk menunjukkan KTP dan kartu kepesertaan BPJS
- Petugas akan membuka informasi tagihan yang perlu dibayarkan
- Lakukan pembayaran tunai sesuai dengan nominal tagihan yang disebutkan
- Proses pembayaran selesai
3. Cara Bayar BPJS di Minimarket
Pembayaran iuran BPJS juga bisa dilakukan di minimarket seperti Indomaret atau Alfamart. Berikut cara pembayarannya:
- Kunjungi gerai minimarket terdekat
- Beritahukan staf kasir bahwa kamu ingin membayar BPJS
- Sebutkan nomor identitas atau nomor BPJS Kesehatan kamu
- Kasir akan memeriksa jumlah tagihan yang harus dibayar
- Lakukan pembayaran tunai sesuai dengan jumlah tagihan
- Pembayaran selesai
Selain itu, masih banyak metode pembayaran lainnya, seperti melalui m-banking, dompet digital seperti Gopay dan OVO, atau platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee.
Denda Menunggak Iuran BPJS Kesehatan
Bayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu dan hindari menunggak iuran sebisa mungkin. Hal ini penting karena peserta yang menunggak akan dikenakan denda.
Aturan mengenai denda BPJS diatur dalam Perpres No. 64 Tahun 2020. Berdasarkan peraturan tersebut, besaran denda yang dikenakan adalah 5 persen dari biaya rawat inap, yang kemudian dikalikan dengan jumlah bulan keterlambatan.
Secara umum, ketentuan mengenai denda tunggakan pembayaran iuran BPJS Kesehatan adalah sebagai berikut:
- Denda berlaku jika peserta akan melakukan rawat inap di rumah sakit dalam waktu maksimal 45 hari
- Denda tidak dikenakan jika peserta tidak akan menjalani rawat inap
- Keterlambatan pembayaran iuran paling lama 12 bulan
- Nominal denda maksimal yang harus dibayar adalah Rp30 juta
Namun, jika BPJS tidak digunakan untuk rawat inap, maka denda tidak akan berlaku. Kepesertaan akan aktif kembali secara otomatis pada bulan berikutnya setelah kamu melakukan pembayaran iuran kembali.
Kamu bisa mengecek denda BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN, yang memungkinkan kamu mengetahui apakah ada tunggakan iuran atau tidak.
Cara Daftar BPJS
Pendaftaran untuk asuransi BPJS Kesehatan dapat dilakukan secara online maupun offline. Sebelum memulai pendaftaran, pastikan kamu telah menyiapkan beberapa dokumen penting, seperti:
- Kartu identitas (KTP, SIM, atau paspor)
- Kartu Keluarga (KK) terbaru
- Buku nikah (jika sudah menikah)
- Fotokopi akta kelahiran anak yang akan didaftarkan sebagai tanggungan
- Pas foto ukuran 3x4 sebanyak dua lembar
- Untuk warga negara asing (WNA), diperlukan KITAS atau KITAP
Setelah dokumen siap, kamu bisa memilih salah satu cara berikut untuk mendaftar:
1. Cara Daftar BPJS Online
Pendaftaran online memungkinkan kamu untuk mendaftar kapan saja dan di mana saja, asalkan perangkat terhubung ke internet. Berikut langkah-langkahnya:
- Persiapkan dokumen seperti KTP, KK, NPWP, nomor handphone aktif, dan alamat email
- Akses website resmi BPJS Kesehatan di bpjs-kesehatan.go.id
- Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar
- Unggah dokumen sesuai format yang ditentukan
- Pilih kelas layanan dan iuran bulanan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan
- Simpan data dan tunggu email notifikasi berisi nomor registrasi
- Cetak virtual account untuk melakukan pembayaran iuran
Setelah pembayaran selesai, kamu akan menerima e-ID BPJS Kesehatan yang bisa dicetak sendiri.
Jika ingin mendapatkan kartu fisik, kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa data formulir, virtual account, dan bukti pembayaran untuk pencetakan kartu.
2. Cara Daftar BPJS Offline
Bagi yang lebih memilih cara konvensional, pendaftaran offline juga tetap efektif. Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat dan isi formulir pendaftaran dengan lengkap
- Periksa kembali formulir untuk memastikan data yang diisi sudah benar
- Serahkan formulir kepada petugas untuk diinput ke sistem
- Petugas akan memberikan nomor virtual account dan informasi mengenai iuran yang perlu dibayarkan
- Lakukan pembayaran melalui bank yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan
- Berikan bukti pembayaran kepada petugas untuk pencetakan kartu BPJS
- Kartu akan aktif dalam waktu 14 hari kerja setelah pencetakan
Sebagai penutup, dengan mengetahui cara bayar BPJS lewat ATM, kamu bisa lebih mudah dan praktis melakukan pembayaran iuran setiap bulannya.