Rumah Indonesia Atasi Kendala Teknis Asian Games di Nagoya

Sabtu, 19 September 2026 | 19:05:31 WIB
Aichi dan Nagoya [FOTO: NET].

JAKARTA - Rumah Indonesia yang berdiri di kota Nagoya sanggup menghadirkan manfaat nyata bagi para atlet serta jajaran ofisial selama berjuang dalam gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026, demikian disampaikan Chef de Mission (CdM) atau Ketua Kontingen Tim Indonesia, Todotua Pasaribu.

"Rumah Indonesia kami desain, kami persiapkan sebagai tempat berkumpul. Ada command center. Dalam situasi Nagoya saat ini, kami sudah menyiapkan satu lantai yang kami jadikan tempat istirahat," ungkap Todotua setelah meresmikan Rumah Indonesia di distrik Sakaemachi, Nagoya, Sabtu (19/9/2026).

Sebelumnya, perhelatan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sempat menuai banyak sorotan serta kritikan dari kalangan peserta pelbagai negara akibat sejumlah kendala teknis.

Beberapa kontingen negara tetangga sempat mengeluhkan porsi konsumsi yang tidak memadai, sampai keterbatasan fasilitas penginapan yang memaksa sebagian kontingen menginap di lokasi yang kurang layak.

Kendati demikian, situasi pelik tersebut sama sekali tidak mengganggu stabilitas Kontingen Merah Putih berkat adanya Rumah Indonesia di Nagoya. Sejumlah atlet serta ofisial asal Indonesia yang sempat terkena dampak masalah teknis itu berhasil ditangani langsung oleh pihak pemerintah.

"Karena memang kondisi akomodasi yang kemarin sempat terjadi (kekacauan), ada beberapa atlet maupun ofisial kami yang terdampak. Sambil kami bantu tuntaskan masalah akomodasi mereka di hotel, mereka kami inapkan di sini. Rumah Indonesia menjalankan fungsinya dengan baik," tutur Todotua.

Rumah Indonesia sendiri merupakan bangunan fasilitas akomodasi multifungsi yang sengaja dihadirkan guna menyokong kelancaran para atlet selama bertanding dalam ajang Asian Games 2026 yang berlangsung pada 19 September hingga 5 Oktober.

Fasilitas mumpuni ini difungsikan secara fleksibel, mulai dari sarana tempat beristirahat hingga pusat komando koordinasi kontingen.

Gedung Rumah Indonesia di Nagoya tersebut telah resmi dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu, Duta Besar RI untuk Jepang Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir, bersama Ketua Komite Olimpiade Nasional (NOC) Raja Sapta Oktohari, pada hari Sabtu 19 September.

Tags

Terkini