Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pusat Perbelanjaan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:23:31 WIB
Kemenekraf-Lippo Malls Kerja Sama Kembangkan Talenta Kreatif [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif menjajaki kerja sama strategis bersama pusat perbelanjaan Lippo Malls Indonesia demi mengoptimalkan penguatan ekosistem ekonomi kreatif sepanjang 2026 lewat pembinaan talenta, perluasan jangkauan pasar, hingga pemanfaatan kekayaan intelektual (intellectual property/IP) lokal.

“Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pusat perbelanjaan dapat menjadi ruang bertemunya talenta kreatif, komunitas, industri, dan masyarakat sehingga karya kreatif Indonesia memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan memberikan nilai tambah ekonomi,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar dalam keterangan yang diterima, Sabtu (11/07/2026).

Dalam forum tersebut, kedua belah pihak menyepakati rencana kemitraan yang bakal diimplementasikan lewat rangkaian aktivasi kreatif pada Agustus dan Oktober 2026. 

Agenda ini disusun untuk menyediakan wadah bagi pelaku ekonomi kreatif lintas subsektor dalam memamerkan karya, merajut jejaring, hingga menjajaki potensi komersialisasi.

Wamen Ekraf menggarisbawahi bahwa aktivasi ini wajib berorientasi terhadap ekosistem jangka panjang. 

Oleh sebab itu, proses kurasi yang selektif, kolaborasi antarjenama lokal, pelibatan komunitas, sampai strategi promosi yang jitu menjadi pilar krusial supaya aktivitas tersebut memberikan dampak konkret bagi para pegiat ekraf.

Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia, Santiwati Basuki menuturkan akan menyuguhkan aneka program yang menyokong pengembangan IP lokal, komunitas, serta talenta ekonomi kreatif via jaringan pusat perbelanjaan di bermacam wilayah. 

Kemitraan ini diharapkan mampu memicu ruang yang mendorong munculnya karya kreatif bernilai tambah sekaligus memperlebar akses pasar bagi produk domestik.

“Kami berharap Lippo Malls dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Tidak hanya menghadirkan ruang pamer, tetapi juga membuka peluang agar IP lokal dan talenta kreatif dapat berkembang menjadi merek yang berdaya saing serta hadir di ruang ritel secara berkelanjutan,” ujarnya.

Terkini