RI - India Perkuat Hubungan, Menko PM: Sinyal Positif Pemberdayaan

Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42:32 WIB
Menko PM: Penguatan Hubungan RI-India Dongkrak Ekonomi Rakyat [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa India mempunyai nilai pasar yang bernilai strategis bagi perekonomian Indonesia.

"India merupakan pasar yang sangat strategis bagi Indonesia. Semakin kuat hubungan kedua negara, semakin besar peluang bagi produk-produk masyarakat kami untuk masuk ke pasar internasional. Ini bukan hanya tentang perdagangan antarnegara, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi ekonomi rakyat untuk berkembang," kata Muhaimin Iskandar dalam keterangan di Jakarta, Rabu (08/07/2026).

Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah agenda pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta.

Menurut pendapatnya, India berstatus sebagai salah satu mitra strategis bagi Indonesia dengan pangsa pasar yang begitu luas, disokong oleh jumlah populasi yang menembus angka satu miliar jiwa serta tren pertumbuhan ekonomi yang terus menanjak positif.

Situasi ini memberikan kesempatan yang kian terbuka lebar bagi komoditas produk, arus investasi, hingga talenta-talenta asal Indonesia untuk menembus persaingan pasar global.

Ia menjelaskan bahwa langkah diplomasi ekonomi yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo wajib diimplementasikan menjadi keuntungan riil bagi publik melalui ekspansi akses pasar, kenaikan nilai investasi, penyediaan lapangan pekerjaan baru, hingga penguatan kompetensi sumber daya manusia.

"Ketika pemerintah berhasil membuka akses ke pasar global, tugas berikutnya adalah memastikan masyarakat mampu memanfaatkan peluang tersebut. Inilah makna pemberdayaan, yaitu menghadirkan kesempatan yang lebih besar agar masyarakat dapat tumbuh, naik kelas, dan meningkatkan kesejahteraannya," kata Muhaimin.

Bagi pihak Indonesia, peningkatan jalinan relasi dengan India bukan sekadar memperkokoh hubungan persahabatan kedua bangsa, melainkan menjadi pijakan strategis untuk melebarkan kesempatan ekonomi, menaikkan daya saing bangsa, serta mengakselerasi program pemberdayaan masyarakat menuju tingkat kesejahteraan yang makin merata.

Terkini